Wednesday, June 10, 2020

TEKAD



Sangka ku
jarak akan membuah rindu 
rindu akan menambat
 ampuh bersama ku


Jarak yang terpaksa kita tempuhi
merupakan medan ujian 
ujian yang paling menakutkan
kini telah menjadi kenyataan 

Jarak 
kini semakin mengundang getar
kian hari rasa direnggut ketar
persoalan ditusuk kerisauan
bicara mu semakin hambar
semakin sumbang
semakin merenggang
seolah memaksa 
cinta  tak perlu kupeluk lagi

Tika ini
aku terpaksa merelakan
langit yang biru
dilitupi mendung hitam
pelangi pun tak sudi menerpa wajah
semua tidak seperti yang kita impikan 
semua tidak seperti yang kita janjikan
cinta hanya hadir dalam mimpi  
tersisa dalam  angan yang fana

Penantian  melemaskan
terperangkap dalam rindu yang membelenggu
sebelum luka ditusuk makin dalam
mengunsung kepiluan siang dan malam
 aku melangkah pergi
perlahan ku ubati kesakitan ini

Aku akan belajar
untuk membuang segala rindu
 aku tak mampu
rindu-rindu itu perlahan akan meluruh
usai hati terus mengeluh
 aku tetap tidak rapuh
sakit ini akan tetap sembuh
aku akan bangun 
 terus merempuh

Aku akan belajar
untuk menghapus segala cinta
menahan tangis yang merintih
cinta-cinta itu hanya perasaan
 menyinggah sementara
untuk ku nikmati sebentar cuma

Aku akan belajar
menjadi satria
terus berjuang
tanpa meratap kekhilafan sendiri
menyimpan dendam yang bersarang
walau diri berperang
 tetap bertahan
aku yakin 
jejak ku akan menolak ku ke puncak
kerana tuhan masih menyayangi ku.

                                    NorM 10 Jun 2020




Saturday, June 06, 2020

PERTEMUAN, JARAK DAN RINDU



Seringkali setiap pertemuan
diakhiri dengan perpisahan yang menyedihkan
seringkali setiap jarak 
menerbitkan rindu yang menyesakan

Jarak
adalah ujian satu perhubungan
yang membataskan pertemuan
pertemuan yang dapat menghapus rindu
rindu yang diulit oleh masa dan kejauhan
Namun jarak
seringkali memisahkan dua jiwa
perasaan yang menjauh
diakhiri dengan sebuah kehilangan
yang luka dan kesakitan yang panjang

Rindu
semakin sulit untuk dimengerti
semakin pudar di hati
seringkali terdesak dengan depresi 
terus mengulit murung yang panjang
tiada lagi indah di bening mata 
hanya air mata merengguh tangisan 
menyusuri duka yang merelung di dada

Pertemuan, jarak dan rindu
tidak pernah terpisah
dalam hubungan kita
aku ingin pertemuan ini
seperti waktu pertama dulu
tika aku melangkah pergi
ku tinggalkan rindu
rindu yang sama kau bawa
hingga kita bertemu kembali
dan cinta masih berbunga
mekar seusai pagi menyapa

Jarak terpisah
namun rindu semakin memudar
berjauhan dengan mu
kita sudah berbeza alam
banyak waktu yang kita lalui
dengan kesibukan sendiri
kita tidak lagi saling  merindu
seringkali ucapan rindu juga tak kedengaran lagi
tiada hangat bicara terungkap
dalam message atau suara
aku semakin kehilangan mu
rindu mu tidak lagi mengamit satu pertemuan
pertemuan tidak lagi menjadi igauan
jarak ini memuntahkan sebuah perpisahan
mematikan rindu untuk selamanya.

                                                                                                  NorM 5 Jun 2020



Monday, June 01, 2020

RINDU YANG SENDIRI





 Aku tak ingin berhenti 
merindui mu
setelah beberapa kali sabar 
aku masih dapat bertahan
dalam kesendirian yang payah 
untuk menemukan tubuhmu yang benar

Aku menikmati kesendirian ini
dalam kamar yang kecil dan sunyi
kertas, pen dan laptop di sisi
menjadi peneman setia 
merelakan di coret setiap rasa yang terhiris
dari kerinduan yang  menjerih

Aku melihat kenangan itu
kala ku lihat wajah mu
dalam lireh mata mu yang redup
indahnya sebuah cinta 
kau mewarnai langit yang muram
dengan pelangi yang bersinar
tika hujan merintih suram.

Jarak ini telah memisahkan
antara 2 jiwa yang terlara
berjauhan dengan mu
serasa rindu semakin menjauh
aku kah yang semakin dekat
atau engkau yang semakin meninggalkan
ku cuba mencuit hati yang murung
namun sukmaku semakin relung
ingin ku raih tangan mu
namun engkau hanyalah bayangan
yang tak bisa ku sentuh
engkau hanyalah kenangan 
yang tetap abadi di hati
yang tetap ada dalam kesendirian ku


Waktu pun berdetak dan berlalu
perih mula terasa
 aku masih merindu
menanti bicara terus berlagu
untuk melengkapi kesendirian yang sepi
namun suara itu tidak kedengaran lagi
dan sedikit pun engkau tidak peduli
kegusaran yang menyelinap di kepala
nada kelukaan menyentap bara
membunuh rindu yang membuku
kini rindu membunuh ku 
dalam kesendirian yang pilu

Aku masih dibalut rindu
merawat rindu dalam kesendirian
di pelantar sendu.

                                                        NorM 1Jun 2020