Saturday, May 30, 2020

BISAKAH




Mencintai mu bukan satu kesilapan
mencintai mu juga bukan satu kesalahan
mencintai mu menjadikan aku sang perindu
 yang cemburu
mencintai mu mengajar aku merelakan

 Hadir mu kasih melempias suatu keindahan.
dalam aspirasi yang hangat dan semangat
menolak segala yang muskil
mengenepikan segala alasan
ikatan berbunga dalam rasa hormat
secebis rasa
 kau semaikan melekat erat

Kini kau ingin menjauh
atas alasan yang tak pasti
atas sebab yang tidak ku mengerti
kau ingin menjauh
membawa separuh dari raga ku
menjauh menjauh jauhhhh

Kemarin kau bicara
hubungan kita tetap ada
namun kau hilangkan semua
usai kau lemparkan segala
rasa yang tersemat di jiwa
punah di lontar tanpa peduli
tersangat dalam sekali.

Sayang......
aku lah yang paling terkesan
 rasa yang membara
kian menjarak
saat perpisahan kita
pengharapanku semakin tipis
tak perlu berbicara lagi
tentang cinta dan masa depan

bisakah ku padamkan perasaan ini
bisakah ku lenyapkan rindu  yang memeluk ku saban hari
bisakah ku tolak segala keindahan yang kita nikmati
bisakah ku pertahankan .....
seluruh cinta adalah nadi yang mengalir
dalam denyut harapan
semakin engkau menjauh
semakin aku dekat pada mu


                                                           NorM 29 Mei 2020


Thursday, May 28, 2020

SANDIWARA




Terkadang
keliru ku semakin celaru
antara kebenaran dan kepalsuan
aku mencari-cari sesuatu yang pasti
namun masih kelabu 
antara percaya dan ragu
sukar dibezakan

Rahsia bukan lagi misteri
untuk disembunyikan
satu demi satu ditelanjangi
terbuka dengan izin pencipta
mengejutkan aku bagai sangkakala
membungkam tulusnya nurani 

Sangkaan ku tersasar
melihat awan nan biru
rupanya gumpalan mendung menari laju
aku terpanar nur yang memancar
cahaya yang suci hanyalah api yang membakar.

Masih aku terasa
dalam lafaz yang manis
kau bawa separuh dari nyawaku
dalam kerinduan yang terlalu
malah dalam celiknya mata melihat kejengkelan
aku masih berpaut pada dahan yang rapuh
serapuh hatimu

Bisakah aku melenyapkan
dan memadamkan
nama mu yang ditempa dengan kasih
yang telah dipatri kemas di minda
Bisakah aku membuang segala nostalgia
yang memberi kenyamanan dan ketenangan
Bisakah... ku telan derita yang kau cipta

Tuhan ku
berikan keteguhan kekuatan dalam diri
menerjah  ujian mu
Sesungguhnya aku bersyukur walau tersungkur
kau pencipta yang agung
sentiasa mengintai ku
mengetuk hati untuk  mengali
hakikat  sebenar diri mu.



                                                                                                     NorM 28 Mei 2020



Monday, May 25, 2020

AKU MASIH DI SINI




Waktu pantas bergulir 
aku masih di sini
mengimbau semalam yang kabur
antara yang benar atau yang keliru
drama kehidupan kini telah terbuka
ditelanjangi oleh rasa derita dan sengsara
dan engkau masih selamba bercerita
tentang kesibukan diri
mengaburi aku yang sedang khayal berilusi
sedang aku telah bangkit dari mimpi
melayani episode dalam tangis yang sepi.

Pastinya aku teruskan begini
melayari episode demi episode
antara cinta dan air mata
antara kasih yang terbiar
ku buang segala kabur
biar ku pegang erat dan ketat
demi cinta yang terlahir
sejak pertemuan diukir
demi tuhan yang kucari

Aku masih di sini
menangisi harga diri yang dirobek-robek
dengan kata-kata dusta 
dengan cerita duka 
 aku terluka
dan hadir mu menjadikan aku lara

Ruang ini semakin kecil
dan aku semakin kerdil
aku tak bisa mengungkap kata lagi
pengharapan kasih yang secebis ini
telah kau calar
telah kau kelar dengan kepuraan
aku mengejar bayangmu 
tika malam berjaga
tika siang yang panjang
aku menanti hadir mu dimaya
memenuhi waktu tersisa
namun penantian itu hanya sia-sia.

Bagaimana harus ku gariskan keyakinan
demi cinta yang bersemi 
tercabar dengan emosi yang bergetar
aku tuntas ketar
tak bisa lagi
gengaman ini semakin longgar
namun aku masih di sini
masih menyayangi mu 

                                                                                           NorM 25 Mei 2020





Wednesday, May 06, 2020

PENJELASAN TENTANG AD DUKHAN

Artikel ini ditulis oleh Ustaz Adika Zain Ali

*DAKWAAN DUKHAN AKAN MUNCUL PADA HARI JUMAAT TANGGAL 15 RAMADHAN*


Dalam Al Quran surat Ad Dukhan ayat 10 sampai 15 mengabarkan tentang salah satu peristiwa di akhir zaman kelak yaitu munculnya ad dukhan di akhir zaman. Apa itu dukhan dan bagaimana sifatnya,

*Makna ad dukhan ada 3 pendapat:*

Pertama, ad dukhan adalah salah satu tanda hari kiamat yang belum terjadi. Diantara yang berpendapat demikian adalah Ali, Ibnu Abbas, Ibnu ‘Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, Al Hasan dan Ibnu Abi Mulaikah.

Kedua, ad dukhan adalah khayalan yang menimpa kaum Quraisy ketika mereka mengalami kelaparan ekstrim atas doa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Sehingga orang-orang ketika itu seperti melihat dukhan (asap) di antara langit dan bumi. Ini adalah pendapat Ibnu Mas’ud.

Ketiga, ad dukhan adalah debu yang mengepul di hari Fathu Makkah, sehingga menutupi langit. Ini adalah pendapat Abdurrahman Al A’raj”

Tafsiran pertama adalah tafsiran yang lebih rajih, dirajihkan oleh al Imam Ibnu Katsir rahimahullah.*

Ayat di atas menunjukkan akan adanya ad dukhan sebagai salah satu tanda hari kiamat. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Hudzaifah bin Usaid radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda bermaksud: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda: bencana penenggelaman manusia ke tanah di negeri barat, negeri timur dan di jazirah Arab, terjadi ad dukhan, munculnya dajjal, munculnya dabbah, munculnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya matahari dari barat, munculnya api yang keluar cekungan Aden yang mengusir manusia” (HR. Muslim no.2901).

*Bentuk dan Sifat Ad Dukhan*

Ad dukhan bentuknya berupa asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir akan keluar cairan dari kuping mereka dan merasakan kesakitan yang luar biasa.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda bermaksud: “Akan datang dukhan (asap) kepada manusia di hari kiamat, yang memasuki pernapasan mereka, sehingga mereka akan merasakan seperti pilek” (HR. Muslim no.2798).

Dari Abu Malik Al Asy’ari radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda bermaksud: “Sesungguhnya Rabb kalian memperingatkan kalian dari tiga hal: asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir maka mereka akan sesak nafas dan keluar cairan dari kuping mereka, kemudian yang kedua munculnya dabbah dan yang ketiga munculnya dajjal” (HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya, 7/235).

Dalam riwayat dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu bermaksud: “Manusia akan berkumpul di Irak. Adapun orang Mukmin, mereka akan merasakan seperti pilek. Sedangkan orang kafir mereka akan tertutupi kematian” (HR. Ibnu Wazir dalam Al ‘Awashim wal Qawashim, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 3639).

*Kesimpulan*

Dakwaan yang mengatakan Dukhan akan muncul pada hari Jumaat tanggal 15 Ramadhan adalah satu dakwaan yang hanya sangat tidak berasas. Sedangkan dalam al Quran hanya menyatakan ad dukhan adalah peristiwa di akhir zaman.

Prasangka dakwaan ini hanya disandarkan kepada hadis palsu yang kononnya akan muncul ‘suara atau bunyi keras’ pada tarikh tersebut.

Hadis berkenaan dakwaan ini *PALSU* serta jelas tidak berlandaskan kepada dalil yang sahih, tanpa kita menafikan kudrat dan ilmu Allah SWT mengenainya.

Mohonlah keampunan dari Allah dengan taubat dan lakukan amal soleh dengan ikhlas, Jauhilah dengan sebarang dakwaan-dakwaan yang tidak jelas, direka atau tidak berasas sama sekali.

Terdapat banyak hadis berkisar berkenaan ad Dukhan, tapi semuanya tidak sahih sanadnya terputus, justeru kata al-Hafiz Ibn Hajar dlm Fath al-Bari: Sanadnya daif).

Wallahu a‘lam.


NOTA:
Maksud *PILEK* dalam hadis di atas adalah:

Semacam Selesema atau ketidakselesaan yang menganggu salur pernafasan atas yang terutamanya menjejaskan hidung. Gejala termasuk pembatukan, sakit kerongkong, hidung berhingus, bersin, dan demam yang biasanya beransur hilang dalam tujuh hingga sepuluh hari, dengan sesetengah gejala berlanjutan sehingga berminggu.


↑ John, Pramod R. John. Textbook of Oral Medicine. Jaypee Brothers Publishers. p. 336. ISBN 9788180615627.

Monday, May 04, 2020

*MIMPI NGERI MENANTI* - #ishakjsjtpn



TRIBUTE

Pabila hatiku terpetik dan kuilhamkan buat arwah yang terlibat dalam Sekatan Jalan raya Ops Covid19 .



Tegakku berdiri demi tugas yang diamanah,
Demi SJR COVID-19 kutunaikan penuh berhemah,
Kutinggalkan anak isteri tanggungjawab nafkah,
Kuperahkan keringat lalu letih ku campakkan sudah. 

Semua insan tidur lena dibuai mimpi,
Aku disini masih setia tegak berdiri,
Rasa mengantuk ku buang ketepi,
Pengorbananku ku tunaikan demi pertiwi.

Ya... Allah apakah dosaku dihukum begini,
Segelintir manusia rakus mabuk pentingkan diri,
Tidak hiraukan kami di sini,
Kecelakaan menimpa jadi impian ngeri,

Wahai.. insan belas kasihan kami seisi,
Demi memerangi virus itu sudah pasti,
Keikhlasan diri dari hati sanubari.
Kewajipanku demi rezeki sesuap nasi.

Andainya maut menimpa kepada diriku,
Bersemadikan jasadku yang terbujur kaku,
Ku pohon kemaafan dosa dosaku yang lalu,
Agar kedamaian di sana sesejuk salju.

nukilan
#ishakjsjtpn

Nota:
Koperal Safwan Muhammad Ismail maut selepas dirempuh sebuah kenderaan pacuan empat roda dipercayai dipandu seorang pemandu mabuk di sekatan jalan raya (SJR) Op COVID-19 di Plaza Tol Kajang Selatan Lebuhraya LEKAS, Kajang awal pagi tadi. Ahad , 3 Mei 2020

Saturday, May 02, 2020

MAAFKAN AKU TUHAN KU




Maafkan aku tuhan ku
maafkan aku
aku kian terteleku
tak menginjak dan terpaku
yang pasti aku binggung
sendu ku kian merundum
satu-satu terkesan di hati
pengharapan seakan mati.

Tuhanku 
bisakah kau balut aku dengan kain syurgamu
menutup segala cela yang bertamu
menjelma bagai suci putih salju

Sukar untuk aku bangun semula
setelah jatuh terjelepuk remuk menyapa
tersandar menyentap dada
membisu tak mampu bersuara
merintih perih sepi yang lara

Ini kah ujian
 ingin ku peluk rindu yang berbunga
ingin ku hirup rasa yang bemadu
melengkapi hidup ku yang tersisa 
berikan peluang kedua
kembali ke garisan mula
mencipta sejarah mengukir sirna
merangkul cinta mu yang kudus
tuntuni aku tuk berjalan terus
walau payah lelah meletus

Maafkan aku tuhan ku
airmata tiada lagi menghujani derita ku
tiada daya aku menongkat langit
tak mampu aku mendekap cinta mu yang agung
doaku kah yang masih menyekat???
atas dosa  yang tak terhapus
atas sering terlena melupakan mu
atas tindak ku yang kau benci
 atas bicara hati 
yang sering berteka teki
aku terbelenggu termangu
dalam turutan hati yang palsu

maafkan aku tuhan ku
maafkan aku...

Tuhan ku
terimalah sujudku 
izinkan aku merasa kenyamanan cinta mu
relakan aku mendakap jiwa mu
 bangkitkan semangat ku
biarkan asa tengelam tak terasa
 biarkan ia menyisa
aku pasrah
perjuangan menempuh ujian berlabuh
 tetap ku sandang
dalam doa yang meluruh.


                                                                                      NorM  2 Mei  2020